Lebaran Tinggi (Perayaan Ritual Idul Fitri di Lombok, Nusa Tenggara Barat)

July 14, 2008

1. Asal-Usul

Idul Fitri adalah hari kemenangan, di mana umat Islam difitrahkan (disucikan) kembali setelah menjalankan ibadah puasa. Kesadaran akan capaian mereka kembali kepada jati diri nan fitri itu diharapkan akan menjadi semacam pengawasan yang melekat dan bahkan spirit dari dalam diri yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas hidupnya, sebagaimana telah dilakukan pada bulan puasa. Setelah dididik melalui momentum puasa, maka untuk merayakannya umat Islam mengadakan syukuran atas nikmat fitri (kesucian seperti bayi yang baru lahir) yang dikaruniakan Allah melalui Idul Fitri.

Ungkapan syukur akan nikmat Allah tersebut juga dilakukan oleh orang-orang Islam Wetu Telu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Setelah melakukan beragam ritual sejak sebulan sebelum puasa (Rowah Wulan dan Sampek Jum‘at) dan pada malam bulan Ramadhan seperti upacara Meleman Qunut, Maleman Likuran, dan Maleman Pitrah, mereka mengadakan Lebaran Tinggi, merupakan ungkapan orang Islam Wetu Telu untuk menyebut hari raya Idul Fitri. Ungkapan Lebaran Tinggi merupakan cara orang Islam Wetu Telu untuk menunjukan bahwa upacara yang diadakan sebagai penutup bulan Ramadhan tersebut mempunyai nilai yang sangat penting.

To read a complete article click here

One Response to “Lebaran Tinggi (Perayaan Ritual Idul Fitri di Lombok, Nusa Tenggara Barat)”

  1. […] Lebaran Tinggi (Perayaan Ritual Idul Fitri di Lombok, Nusa Tenggara Barat) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: